Apa Itu E-marketplace?

Halooo!

Bagi yang sudah menunggu-nunggu lanjutan dari postingan ku kemarin Yuk Kenalan dengan E-commerce , inilah lanjutannya 😀 Kali ini aku akan sharing tentang e-marketplace, yang kemarin sudah sempat disinggung dalam postinganku.

E-marketplace adalah pasar online tempat terjadinya jual beli, biasanya dilakukan antar perusahaan (B2B mendominasi hingga 75% e-marketplace). Secara fungsi, sebenarnya fungsi e-marketplace tidak berbeda dengan pasar biasa, yaitu:

  1. Mencocokkan antara penjual dan pembeli.
  2. Sebagai fasilitas transaksi
  3. Sebagai infrastruktur institusional.

Perbedaan yang paling krusial hanya terletak pada online nya. Pada e-marketplace, kita bisa ‘pergi ke pasar’ kapan saja dan dimana saja selama ada akses internet. Fitur-fiturnya pun semakin memudahkan proses jual beli. Kita bisa mencari barang atau jasa yang kita butuhkan hanya dengan mengetikkan spesifikasinya, maka sistem langsung dengan cepat mencocokkan.  Lebih hemat waktu, energi, dan juga biaya.

images (30)


Selain fungsi, ada juga komponen-komponen dalam e-marketplace, yaitu:

  1. Penjual

Pembeli ini terdiri dari front end, back end, dan intermediaries.

-Front end adalah bagian dari penjual yang berkomunikasi langsung dengan calon pembeli. Misalnya administrator sebuah toko online.

-Back end adalah bagian penjual di balik layar yang mengurusi hal-hal seperti logistic, pengemasan produk, pengiriman, dsb.

-Intermediaries adalah pihak ketiga yang mendukung kegiatan penjualan. Biasanya ada dua macam intermediaries: pertama, intermediaries yang memberikan informasi mengenai pasar, permintaan, penawaran, dsb; kedua, intermediaries yang memberikan nilai tambah seperti memberi strategy advise untuk perusahaan tersebut. Kalau kata dosenku sih, sebaiknya intermediaries yang pertama dihilangkan saja karena hal itu sebenarnya bisa dikerjakan oleh back end. Penghilangan intermediaries disebut disintermediation. Jika suatu intermediary sebelumnya tidak ada kemudian diadakan, maka istilahnya disebut reintermediation. Tetapi untuk jenis intermediaries yang kedua sebaiknya dipertahankan saja karena dapat meningkatkan performa penjual.

  1. Pembeli
  2. Produk berupa barang atau jasa. Di e-marketplace produknya bisa dalam bentuk digital.
  3. Infrastruktur. Dalam e-marketplace juga tetap ada kebijakan yang mengatur jalannya jual beli, kesepakatan-kesepakatan, dsb.

Ada tiga tipe e-marketplace, antara lain

a. Private e-marketplace, berupa pasar online tertutup dimana salah satu pihak (penjual/pembeli) menentukan siapa pihak yang bertransaksi dengannya, sistemnya one to many. Dalam private e-marketplace, ada dua macam metode:

-Sell side e-marketplace, perusahaan bertindak sebagai penjual menentukan siapa saja pembelinya, kemudian pembeli dengan penawaran harga terbaik yang akan bertransaksi dengan perusahaan tersebut. Jadi ini semacam lelang tertutup.

-Buy side e-marketplace, perusahaan bertindak sebagai pembeli, menentukan siapa saja penjual yang qualified, kemudian penjual dengan penawaran produk dan harga terbaik lah yang akan bertransaksi dengan perusahaan tersebut. Jadi ini semacam open tender gitu lho.

b.   Public e-marketplace, berupa pasar online terbuka dengan banyak penjual dan pembeli (many to many)

c.  Consortia

 

Trus, gimana aja sih bentuk-bentuk e-marketplace? Ada tiga bentuk utama e-marketplace yaitu: web store, electronic stores/malls,  dan web portals.

  1. Webstore, adalah website toko online yang didirikan oleh perusahaan untuk memasarkan produknya. Contohnya http://www.kuvisha.com (nah kan promosi lagi. Hehehe) yang memasarkan produk lewat toko online nya sendiri.
  2. Electronic stores/malls, namanya juga mall, tentunya ada banyak toko disana. Nah, e-mall ini adalah tempat dimana penjual-penjual berkumpul memasarkan produknya. Jenis-jenis e-mall antara lain:

-General E-malls, mall online tempat dipasarkannya berbagai jenis produk dari berbagai penjual. Contohnya seperti Zalora, Lazada, dll.

-Specified e-malls, mall online tempat dipasarkannya satu jenis produk dari berbagai penjual.

-Regional e-malls, mall online yang hanya ada di daerah tertentu (masih melayani secara regional)

-Global e-malls, mall online yang sudah mendunia.

-Pure e-malls, barang yang dijual digital semua.

-Click and mortar e-malls, mall online yang produknya belum digital semua.

c.  Web Portals, adalah portal online yang menjadi gateway ke produk atau informasi yang dibutuhkan. Misalnya kamu masuk ke suatu halaman web yang menampilkan link-link ke toko online berdasarkan spesifikasi tertentu, nah itulah yang disebut Portal. Jauh beda dengan portal yang ada di jalanan komplek perumahan ya. Hehehe.

Commercial portals, portal untuk tujuan komersil.

-Corporate portals, portal milik perusahaan.

-Publishing portals, portal dengan interest tertentu.

-Personal portals, dimana kamu bisa mempunyai portal tempat menaruh link-link yang kamu butuhkan.

-Knowledge portals, portal yang menghubungkan kamu ke link-link pengetahuan (knowledge base)

-Mobile portals, portal yang bisa diakses secara mobile lewat handphone.

-Voice portals, portal yang bisa diakses lewat suara.

Dalam e-marketplace, tentunya banyak interaksi yang terjadi. Mekanisme interaksi yang terjadi dalam e-marketplace antara lain:

a.       Broker

-Sell/Buy fulfillment, misalnya pemenuhan barang-barang kebutuhan perusahaan. Jenis broker ini secara otomatis selalu siap menyetok atau membeli barang-barang yang dibutuhkan.

-Virtual malls, konsepnya sama kayak e-malls tadi ya.

-Comparison agent, broker ini bertindak sebagai  agen yang memberikan perbandingan antara satu produk dengan produk lainnya.

-Shopping facilitator, broker jenis ini mengarahkan dan membantu pembeli dalam memilih-milih produk yang akan ia beli. Bisa juga memberikan shopping advise.

Matching services, broker ini memberikan jasa mencocokkan pembeli dengan barang atau jasa yang diinginkan. Contohnya biro jodoh. Hayooo ada yang pernah coba? Hehehe

b. Infomediary

Memberikan atau menjual informasi pembeli untuk keperluan market research, atau sebaliknya, memberikan atau menjual informasi mengenai produk kepada pembeli.

c.E-distributor

E-distributor mengumpulkan katalog online sebanyak-banyaknya untuk dihimpun dalam satu tempat dan disuguhkan pada pembeli.

Oh ya, di postingan yang lalu juga sempat disebut-sebut tentang lelang kan? Nah, apakah lelang online itu termasuk dalam e-marketplace? Ya, lelang (auction) adalah salah satu kegiatan dalam e-marketplace. Di bawah ini adalah beberapa tipe lelang online:

  1. a.       One Buyer One Seller. Lelang ini lebih berupa negosiasi harga antara satu penjual dan pembeli.
  2. b.      Forward Auctions. Sistemnya lelang dimana ada satu penjual dengan banyak pembeli dan harga yang progresif. Pembeli dengan harga terbaik lah yang akan mendapatkan produk yang dilelang. Forward auctions ini ada tiga modelnya:

-English auction, model pelelangannya terbuka, setiap penawar tahu berapa harga yang ditawarkan oleh penawar lainnya untuk barang itu.

-Yankees auction, model pelelangannya tertutup, setiap penawar tidak saling tahu harga yang ditawarkan untuk barang itu. Tahu-tahu nantinya pelelang langsung mengumumkan siapa yang berhasil mendapatkan barang tsb.

-Reverse auction, kalau misalnya lelang itu biasanya untuk harga tertinggi, reverse auction justru sebaliknya, mencari pembeli dengan harga terendah. Lha?!  Eh tapi ini beneran ada lho. Jadi barang tsb memang sengaja dinaikkan dulu harganya setinggi langit, barulah calon pembeli menawar serendah-rendahnya.

c.  One Buyer, Many Potential Sellers. Jadi ini modelnya kayak open tender. Satu pembeli memilih calon penjual yang barangnya akan ia beli. Biasanya ini terjadi pada e-procurement. Apa itu e-procurement? Nanti deh ya kapan-kapan aku jelaskan. Hehehe.

d. Many Buyers, Many Potential Sellers. Banyak penjual dan pembeli.

 

 To be continued…yes, this is still to be continued…:D

P.S. Aku adalah orang yang mendukung banget keterbukaan dan penyebaran informasi dan pengetahuan seluas-luasnya. Kalau kamu mau copy paste posting ini silahkan sok atuh, tetapi jangan lupa tetap cantumkan sumber blog ku ya. Terimakasih atas kerjasamanya 🙂

Advertisements

15 thoughts on “Apa Itu E-marketplace?

  1. Pingback: Blogwalking, Komentar, dan Nge-Blog | Annisarah

  2. Pingback: marketplace | sunariyadi

  3. Pingback: e-Business dan Sejenisnya – Site Title

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s