Ada Apa dengan Cinta

poster-aadc

Beberapa hari terakhir ini, menjelang tayangnya perdana sekuel film Indonesia yang sudah lama-lama ditunggu pada 28 April nanti, teman-teman kantorku (yang lajang) sudah grasa-grusu.

“Tiket presale AADC 2 udah ada belum sih di bawah?”

Beberapa kali pertanyaan itu terlontar. Yang dimaksud ‘di bawah’ adalah di XXI Lantai 3 Mall Kota Kasablanka (Kokas), yang letaknya memang persis di bawah kantor. Ya, kantorku memang menempati Gedung Prudential Centre di Kawasan Perkantoran Eighty Eight yang menyatu dengan Mall Kokas. Namanya berkantor di mall…godaannya banyak bener. Kalau cuci mata belanja fashion sih masih bisa ditahan ya…soalnya memang harganya nggak fit in semua sama isi dompet. Toko-toko di Kokas tuh bermerk high end semua, belanja satu item paling murah saja bisa setara dengan menyantuni 5 orang anak yatim dengan sandang pangan. Hehehe. Yang nggak kuat itu godaan makanan dan kesenangan macam nonton bioskop ini. Untunglah selama ini ada kantin karyawan yang terletak di belakang Carrefour yang menolong dompet. Nah, urusan nonton ini terasa makin menggoda setelah aku sebagai pengguna Telkomsel baru saja bikin…T-Cash!

og_tw_tcash2

Ini sih lebih tepatnya produk e-money keluaran Telkomsel. Nah, T-Cash ini menawarkan berbagai maca promo kuliner dan nonton…salah satunya nonton hemat 15 ribu setiap hari Senin di XXI! Padahal nih ya, kalau XXI Kokas harga normal itu mihil bingit, bisa di atas 50 ribu. Wiiih, bikin makin pengen refreshing tuh selepas hectic-nya kerja di hari Senin.

Oke, kembali ke AADC 2.

Aku sama seperti orang kebanyakan sih, pengen tahu kelanjutan kisahnya Rangga dan Cinta. Meski kurang make a sense sih kok bisa ada PHP 14 tahun. Itu PHP atau kredit rumah? Tapi yasutralah, abaikan saja. Seenggaknya kita para cewek bisa ambil hikmah di bawah ini

aadc-spanduk-pecel

By the way, meski filmnya belum keluar, sudah dari beberapa waktu lalu banyak spoiler bertebaran di Facebook. Begini nih salah satu adegannya,

AADC-2

“Rangga, apa yang kamu lakukan ke saya itu…jahat”

Wah, kalau aku jadi Cinta sih…selama 14 tahun nggak ketemu, trus ada teman baru pulang dari Amrik, pastinya aku akan bilang, “Rangga, kamu bawa oleh-oleh nggak buat aku?” Hehehe. Eh ngomong-ngomong, si Rangga jahat dimananya sih?

Seingatku nih, pas adegan penutup di AADC pertama, akhirnya Cinta melepas kepergian Rangga dengan ikhlas demi mengejar cita-citanya. Lha kok tiba-tiba Rangga dibilang jahat? Oh…mungkin aja selama di negeri orang, Rangga nggak pernah kirim kabar. Kayak Bang Toyib gitu lah. Namun, Bang Toyib masih jauh lebih mending, yang merasa diPHP adalah anak istrinya yang memang berhak mendapatkan nafkah lahir bathin. Lho si Cinta ieu teh saha? Keluarga bukan…sodara bukan…istri bukan…kok mau-maunya nungguin sampai 14 tahun. Selama 14 tahun kan’ dia bisa menikah dengan orang yang lebih baik dan punya dua anak sambil melanjutkan pendidikan S2 kayak Dian Sastro beneran di dunia nyata. Mungkin inilah penyakit yang diidap banyak perempuan: tanpa diminta, malah diam-diam menanti. Jika yang terjadi kemudian tidak sesuai harapan, maka akan serta-merta merasa diPHPin.

Singkatan PHP *kisah nyata*

Dulu, seniorku di kantor lama yang usianya sudah 30 tahun bilang gini sambil mengantar makan siang ke meja kerjaku.

“Sar, nikah yuk sama aku…”

Sebut saja Mas X, yang konon naksir berat padaku dan suka menghujani berbagai perhatian spesial yang sering tidak pada tempatnya. Anytime, anywhere…ngajak nikah :ngakak

“Waduh Mas, kan udah aku bilang aku baru lulus kuliah sebulan yang lalu”

“Aku nggak bakal ngecewain kamu, Sar,” katanya sambil cengar-cengir, “Aku ini PHP…Pemberi Harapan PASTI!”

Trus juga tentang Rangga. Sedari awal, kudunya bangkitkan ekspektasi yang jelas *dikutip dari 7 Habits of Highly Effective Teens by Sean Covey. Pas perpisahan kan’ doi bisa ngomong, “Cinta, aku nggak janji akan mengabari kamu karena telepon internasional mahal. Saat ini kan’ belum ada Gmail, Facebook, Twitter, WhatsApp atau LINE. Kalau aku nggak juga mengabarimu, ya lupakan saja aku”

Laki-laki harus punya ketegasan. Jangan berlindung terus di balik kata-kata puitis: iya, untuk kamu di sana…coba pikirkan, bisa saja ada perempuan yang membaca kata-kata tersebut akan berdesir hatinya. Kita memang tidak bisa mengontrol perasaan seseorang terhadap kita, tetapi setidaknya kita bisa mengendalikan sikap kita sendiri. Jika hanya bisa berpuitis ria tanpa memperjelas maksud dan perasaan, apa bedanya dengan Rangga si pujangga yang bisa mem-PHP anak orang selama 14 tahun?

Suatu hari, seorang ikhwan aktipis yang juga masih single dan kukenal cukup baik tiba-tiba saja mengirim pesan WhatsApp padaku.

‘Sar, udah dapat calon belum?’

Ngapain nih orang tiba-tiba aneh chat begini. Kupikir ini orang  sedang bercanda, jadi kujawab asal saja.

‘Belom! Pada mundur semua nih sama gue’

‘Wah, kalau yang lainnya mundur, gue yang maju deh hehehe’

Nah lho. Aku pernah membaca sebelumnya tentang 2 macam ekspresi pinangan: secara terang dan sindiran. Aku tak membalas lagi message di ikhwan, namun kuadukan hal ini pada murrabiyah alias guru ngajiku. Tak lama, murrabiyah-ku pun sigap menindaklanjuti dengan menghubungi si ikhwan yang intinya: Sudah siap nikah?

Eh…ndilalah, si ikhwannya langsung belagak pilon dan menyatakan diri sebenarnya belum siap menikah. Berhati-hatilah dengan kata-kata ya para ikhwan…hehehe.

Di sisi lain, sekuel AADC 2 ini juga sempat dipenuhi tanda tanya: apakah akan sebagus film pertamanya? Apakah endingnya menjawab harapan semua penontonnya? Apakah alur ceritanya akan logis? Apalagi tahun 2014 lalu sekuel film tersebut sempat dirilis dalam film pendek sebagai iklan LIN*. Ngomong-ngomong iklan LIN* waktu itu, aku jadi teringat, aku benar-benar menggunakan fitur Find Alumni itu lho. Sama dengan Rangga, tujuannya mencari cinta pertama. Hehehe.

 Find Alumni

Pertama kali jatuh cinta adalah ketika kelas 2 SMP. Saat itu aku baru saja pindah sekolah. Di SMP baruku, aku tidak tahu harus ikut ekskul apa. Akhirnya oleh teman sebangkuku aku diajak bergabung ekskul Pramuka. Dan di sanalah ia berada. Si Kakak yang selalu ramah dengan junior, berprestasi (pernah ikut Jambore Nasional), anak seorang guru IPS, pokoknya low profile banget deh. Tahu film Thailan berjudul Crazy Little Thing Called Love? Duh, film itu benar-benar menggambarkan kelakukanku naksir kakak kelas. Sengaja lewat kelasnya berkali-kali, pernah coba-coba telepon rumahnya tapi nggak berani ngomong, sampai suka nonton dia main basket (dan celakanya itu bola basket nyeruduk kepalaku…adaaaw!). Sampai cerita ini (akhirnya) dituliskan, si Kakak itu nggak pernah tahu aku memendam rasa (boro-boro tahu, kenal aja engga sama aku haha). Selain malu mendekati, aku juga merasa minder karena saat SMP badanku masih enduuuut >.<

Hingga akhirnya tahun 2014, kira-kira 7 tahun setelah tak pernah mendengar kabarnya (dan nggak pernah kepikiran juga sih), iklan LINE dengan fitur Find Alumni diluncurkan. Tiba-tiba saja terlintas di kepalaku untuk mencari si Kakak. Cuma ingin tahu saja sekarang ia seperti apa. Tak lama, canggihnya teknologi LINE membuatku akhirnya menemukannya….jeng jeng jeng….LHO KOK SEKARANG DIA JADI NGGAK BANGET?! Jadi gendut banget…dekil gitu…dan kulitnya pun jadi jauh lebih hitam…idiiih kok nggak kayak Rangga? Akhirnya ngak jadi add as friend. Sekian. Hahaha.

Tetapi, orang seganteng Nicholas Saputra dan secantik Dian Sastro pun nggak lepas dari incaran meme. Seperti beberapa meme di bawah

ac3e13b274c7d9fe0d8d7db6c02efef6

055357600_1457956197-RANGGA-ok3

 

Meme-AADC2-Cinta-dandan-konyol.-Facebook.com_

Cinta diedit maho sama agan-agan Kaskus

Ini waktu hebohnya kasus Hap Hap Bang Ipul nih.

Ini waktu hebohnya kasus Hap Hap Bang Ipul nih.

@santuarie

Daripada yang nggak pasti kayak kisahnya Cinta & Rangga, mungkin bisa dicoba alternatif lain seperti yang dilakukan kedua sejoli dalam film korea Descendants of The Sun yang sedang naik daun itu.

 

Advertisements

3 thoughts on “Ada Apa dengan Cinta

  1. Pingback: Berjodoh (dengan Ramadhan) – Annisarah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s