Berjodoh (dengan Ramadhan)

ID_EMK2013MTH06DDRA_B

 

Mengapa masih ada yang ‘kesetanan’ dan terperangkap dalam rayuan setan di bulan suci itu? Atau dia sendiri sudah menjadi setan?

Pertanyaan itu pernah kutanyakan kepada almarhum ayahku. saat aku pertama kali berpuasa pada umur 6 tahun. Beliau bukan orang yang pandai dalam ilmu agama, tapi sebagai seorang ayah, beliau cukup banyak memberi keteladanan, dan jawaban rasional beliau mampu membuatku diam sampai hari ini.

“Kalau boleh kita sederhanakan, gambaran pengikatan setan pada bulan Ramadhan, sebut saja begini: pada hari H, sang malaikat menekan tombol remote ‘ikat’. Secara otomatis di mana pun setan dan jin sedang berada, dia langsung terikat. Kalau dia lagi di pohon, di situlah dia terikat. Kalau dia sedang di jalan, di sanalah dia terikat, dan kalau pada saat tombol itu dditekan setan sedang bersama kamu, maka dia pun terikat bersamamu. Kemana pun kamu pergi selalu ada dia, sampai Ramadhan selesai”

Makanya, sebelum remote itu ditekan, siapkanlah dirimu dan jauhilah sejauh-jauhnya hubungan ilegalmu dengan jin dan setan.

Dikutip dari ‘Dalam Dekapan Ramadhan’ oleh Saief Alemda

Kira-kira sebulan lagi, kita akan kembali ‘berjodoh’ dengan bulan Ramadhan, yang sejatinya bukanlah kita yang mendatanginya, tetapi ialah yang menghampiri kita. Apa yang sudah kita persiapkan untuk menyambut tamu mulia ini? Karena layaknya tamu mulia, tentu penyambutannya pun harus totalitas. Ahh, hati ini rasanya galau menulis kata ‘totalitas’. Rasanya masih jauuuuuh sekali, kuraaaaang sekali mempersiapkan diri 😦

Seperti yang kukatakan tadi, bulan Ramadhan itu jodoh-jodohan. Kalau jodoh, kita akan ketemu lagi dengannya…kalau sudah nggak jodoh, ya nggak akan ketemu lagi. Dan ibarat jodoh, ialah yang akan datang ke kehidupan kita di waktu yang sudah ditentukan: saat sudah terlihat hilal. Tugas kita menanti jodoh Ramadhan (Ini bukan cowok namanya Ramadhan lho ya.Hehehe) ya…mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Ikhtiar menjadikan momen berjodohnya kita lagi dengan bulan ini menjadi momen terbaik, lebih baik dari yang sudah-sudah.

Btw, ngomong-ngomong jodoh, masih ingat nggak dengan Mas yang ngaku-ngaku PHP (Pemberi Harapan Pasti) di ceritaku sebelumnya ? Alahmdulillah, dua hari yang lalu aku mendapat kabar dari grup WhatsApp kantor lama, bahwa beliau akan segera melangsungkan pernikahan. Waaah aku turut senang mendengarnya. Hehehe. Kalau dihitung-hitung si Mas kayaknya sekarang udah usia 32 deh…sudah mengalami berbagai jatuh bangun penolakan wanita. Hehehe. Tapi teteeuuup, tuh kaaan, setiap orang itu ada jodohnya 😀

Di grup kantor lama itu(grup unofficial tentunya, yang isinya kebanyakan haha hihi), aku iseng nyeletuk gini, “Waah selamat ya Mas X. Sarah diundang juga nggak nih”

Huaaa langsung rame deh segrup. Ada yang bilang ‘Sarah sih nggak mau…Mas X nya jadi duluan kan’

Dengan santai aku jawab, ‘Ya namanya nggak jodoh. Hehehe’

Eh…si Mas X nya nggak nyahut-nyahut. Malah ada yang ngomong, ‘Hayoloh Sarah, Mas X nya sampe speechless‘.

Hehehe ada-ada aja ya 😀 Padahal aku berharap diundang lho, karena memang aku turut senang dengan kebahagiaan Mas ini. Bagiku, beliau adalah senior yang ngajarin banget lah di saat aku pertama kalinya kerja. Tapi mungkin juga nggak diundang ya…mungkin beliau takut menimbulkan ‘cie-cie’ atau rasa nggak enak tertentu pas di hari H. Kan’ nggak lucu kalau kejadian kayak Risna dan Rais yang sempat heboh di socmed terulang. Dengan kejadian yang lebih ngaco malah…si pengantin yang malah nggak bisa menahan air mata. Hehehe. Namun dalam shalatku, kusempatkan diri mendoakan Mas ini. Semoga calon istrinya adalah jodoh terbaik, dimudahkan pernikahannya dan dikaruniai keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah. Aamiin 🙂

Nah, sekarang mari fokuskan diri menanti jodoh Ramadhan kita. Mudah-mudahan kita berjodoh lagi dengan Ramadhan, dan tentunya juga sakinah mawaddah warrahmah sampai hari kemenangan tiba. 🙂

 

Advertisements

2 thoughts on “Berjodoh (dengan Ramadhan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s