Bom di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

Rasanya belum tuntas duka kita akan peristiwa bom yang terjadi di Turki beberapa waktu lalu tiba-tiba….dhuar! Meledak lagi bom bunuh diri di Arab Saudi. Menyisakan duka dan geram tentunya di benak umat muslim khususnya yang sedang khusyuk menikmati sepuluh malam terakhir Ramadhan. Semoga Allah menguatkan hati kita semua, dan melaknat para pelaku bom tersebut 😦

Sewaktu bom meledak di Istanbul, Turki, aku mencoba mengingat-ingat, siapa yaaa yang ada di Turki. Perasaan aku punya teman deh di Turki. Nah, baru deh aku ingat, salah satu blogger yang kadang berkunjung ke blog ini ada yang sedang kuliah di Turki. Aku pun mengecek inbox email-ku.  Jadi sebelumnya kami sempat berkomunikasi via email terkait publikasi Ramadhan with Love. Pada akhir Mei lalu, beliau sempat email mengabariku bahwa tulisan di blognya sudah publish tentang Ramadhan with Love. Aku sebenarnya mau balas email saat itu juga tapi entah mengapa aku lupa. Email semakin banyak yang masuk, lama-lama lupa beneran deh. Hingga akhirnya pada 22 Juni lalu, aku baru sempat membalas emailnya.

Lama tak ada balasan email, aku pun juga sudah abai lagi dengan komunikasiku dengan teman blogger tersebut. Sampai ketika bom meledak di Turki pada 28 Juni 2016, barulah aku ingat kembali tentang teman blogger tersebut, dan aku pun baru ingat sampai sekarang. Ya, sampai sekarang aku menulis posting ini, dia belum juga membalas emailku. Aku mengecek blognya, sudah lama tidak update. Terakhir update pertengahan Juni. Kucoba mengemail sekali lagi menanyakan kabarnya. Menurut berita yang beredar, tidak ada WNI terluka dalam insiden bom Truki tersebut. Aku juga tidak tahu apakah teman blogger tersebut tinggal di sekitar Istanbul atau saat terjadi insiden sedang berada di bandara Attaturk atau tidak. Namun karena sudah cukup lama komunikasi via blog alias komen-komenan, mau nggak mau aku jadi kepo juga keadaannya. Semoga beliau dan teman-teman Indonesia baik-baik saja disana. Aamiin.

Ketika berita mengenai bom di Arab Saudi yang terjadi di tiga titik: Madinah, Qatif dan Jeddah tersebar viral semalam, hati umat muslim kembali bergoncang. Bahkan menurut berita dekat Masjid Nabawi. Aku langsung bergidik ngeri…Masjid Nabawi…makam Rasulullah SAW! Berani-beraninya! Padahal 2 hari lagi kita semua akan merayakan Idul Fitri.

Berita semakin gencar. Menurut pemberitaan di berbagai media, tiga titik yang terkena bom tersebut adalah: kompleks Masjid Nabawi, Masjid Syiah dan Konsulat AS sdi Jeddah. Namun berita yang disebarluaskan pun semakin simpang siur. Hingga akhirnya tadi pagi aku menerima broadcast message di WhatsApp dari sebuah grup komunitas pembaca media Islam yang kuikuti dan insya Allah, valid, dapat dipertanggung jawabkan. Pesan ini meng-encounter  pemberitaan keliru seputar bom Madinah, terutama titik ledakan bom di Masjid Nabawi yang bikin panik seluruh umat muslim sedunia. Oleh karena itu, dalam posting ini kurepost pesan tersebut, semoga bisa ikut meluruskan pemberitaan yang ada.

 

Ustadz Fathuddin langsung dari Madinah:

BOM MADINAH, FITNAH APA LAGI YG DIARAHKAN KEPADA UMAT ISLAM?

Berita bom yg terjadi di Madinah tadi saat berbuka tersebar secepat kilat ke seluruh penjuru dunia dan menjadi berita terbesar sejagad melebihi apa yg terjadi di Turkiye bbrp hari lalu.

Banyak pesan singkat masuk dari sahabat di tanah air menanyakan kabar kami krn mereka khawatir kami terganggu kenyamanan ibadah ataupun bisa kena musibah.. Smg Allah lindungi..

Kami yg setiap hari berbuka di dalam masjid Nabawi atau di pelatarannya dg jumlah sktr 2 juta shoimin dan mu’takifin tdk terganggu sama sekali dan bahkan salah seorang sahabat i’tikaf sempat mensyuting peristiwa tersebut dan terlihat cukup jauh dari lokasi Masjid Nabawi, kami hanya melihat kepulan asap spt ada kebakaran di seberang Baki’, makam para Sahabat Rasulullah. Tak ada suara ledakan apapun yg terdengar.

Saking jauh dan tdk mengganngunya peristiwa tsb, shalat isya dan taraweh berjalan seperti biasa. Sy sengaja masuk ke dalam Masjid Nabawi sehingga mendekati posisi Raudhah. Tak ada seorangpun yg sy temukan berdiskusi mslh bom tsb, apalagi dlm keadaan bingung..

Sbb itu sy berkesimpulan : Jangan-jangan mereka gak tau ada peristiwa tsb krn memang jauh dari areal Masjid Nabawi.

Naluri media dan teori konspirasi saya muncul saat pesan2 singkat masuk ke hape via wa yg isinya mengkhawatirkan atau meverifikasi apakah benar ada bom meledak di Masjid Nabawi.

Tentu sy kaget tak kepalang. Sy langsung putuskan utk shalat taraweh 8 rakaat saja dan segera keluar dari Masjid Nabawi sambil memfoto dan merekam suasana shalat taraweh malam yg ke 30 di Masjid Rasul yg sanagt dicintai umat Islam itu. Saya foto sejak dari dalam sampai keluar Masjid dan suasanaya sedikitpun tdk berubah dari malam2 sebelumnya.

Sy buka internet sambil jalan. Ternyata dunia maya sdh heboh sekali. Sampai sy di kamar hotel tmpt kami memginap stasiun tv Al-Rabiya, milik Yahudi yg sangat populer bbrp tahun belakangan yg muncul sengaja menyaingi Al-Jazeerah.

Filing media dan konspirasi sy benar. Sy lihat pembawa berita live sd gmewancara Menteri Wakaf Mesir dan beberapa pengamat masalah TimurTengah lainnya via telpon. Semua mereka mengutuk kejadian bom tersebut.

Ada beberapa hal dan fakta yg membuat sy yakin bhw umat Islam (khususnya sejak kasus WTC 2001) sedang mengahdapi konspirasi tingkat tinggi yg sedang dijalankan oleh kelompok anti Islam global :

1. Beritanya sangat dibesar2kan dan diekspos sedemikian rupa secara serentak oleh seluruh media, termasuk medsos bersamaan dg saat peristiwa bom terjadi. Seakan mereka sdh saling tau atau tukar informasi sblm kejadian. Begitu juga dg kejadian2 bom di wilayah lain di seluruh negeri Mulism.

2. Pembawa berita di tv Al-Arabiya dan semua tokoh yg diwawancara langsung dpt memastikan pelakunya, yaitu yg mereka namakan kelompok teroris Islam. Padahal penyelidikan dari pihak berwajib di Saudi belum memulai kerjanya.

3. Baik materi berita yg iangkat, redaksi wawancara dan runing teks di tv Al-Arabiya sangat propokatif dan terlihat sekali kebohongannya, sperti : Para teroris itu tdk ada agamanya krn mereka berani membom tempat2 suci, bahkan di depan pintu Masjid Nabawi. Sbb itu, dunia internasional hrs bekerjasama menghadapi/memerangi mereka dan berbagai ungkapan lainnya.

3. Seperti biasa, profokasi dan kebohongan itu mereka dukung dg tampilan rekayasa gambar dan vidio kejadian

Sy katankan pd sahabat yg nontonAl-Arabiya bersama, demi Allah, ini adalah kebohongan media kaum kafir kapan saja dan di mana saja. Bom yg terjadi jauh dari Masjid mereka syuting dari arah gerbang utama Masjid Nabawi. Kemudian dizooming sehingga sekakan kejadiannya di samping Masjid Nabawi dan pembawa beritanya bilang : Bom terjadi depan pintu gerbang Masjid Nabawi.

Kalau ucapan perempuan pembawa acara itu benar, kami mungkin sdh luka atau mungkin juga tewas, karena dari sblm berbuka sampai shalat magrib tadi puluhan ribu jamaah persis berada depan gerbang utama Msjid Nabawi krn tdk bisa masuk ke dalam sagking banyaknya jamaah.

Dari kejadian bom Madinah ini, sy semakin yakin bahwa umat Islam skrg sdng menghadapi fitmah dan konspirasi dari segala arah yg sangat luar biasa dari musuh2 Allah dan musuh2 mereka dg menggunakan sgl cara keji dan kebohongan agr umat ini tdk bisa bangkit dari kelemahan dan keterpurukan mereka.

Sebenarnya hal tsb sangat wajar krn Allah dan Rasulullah telah mengingatkan akan hal tsb dlm banyak ayat dan hadits..

Pertanyaanya ialah : Kapan umat ini, wabil khusus para pemimpin negeri Muslim sadar? Hanya Allah yg Maha Tahu.

Kemudian, yakinlah rekayasa dan konspirasi kaum kafir dan para bonekanya tdk akan selalu berhasil karena mereka pada hakikatnya sdg berhadap2an dg Allah yg MAHA DAHSYAT REKAYASA-NYA karena di Tangn-Nya kendali jagad raya ini.

Yaa Allah aku sudah sampaikan.. aku sudah sampaikan.. aku sudah sampaikan. Maka saksikanlah..

Samping Masjid Nabawi, Malam 30 Ramadhan 1437 H

Hamba-Mu yg berharap ampunan, kasih sayang dan syurga-Mu

Fathuddin ja’far

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s