#Latepost Pengalaman Menginap di Braja Mustika Hotel & Convention Centre, Kota Bogor

 

Dalam seri kulineran bersama keluarga yang gue tulis di posting sebelumnya, gue dan keluarga menginap di Braja Mustika Hotel & Convention Centre atau yang biasa disebut Hotel Braja Mustika saja. Hotel ini termasuk hotel jadul, tapi masih terawat bagus sampai sekarang. Ngapain nginap di hotel? Ya nggak papa sih…berhubung bonus tahunan gue di kantor udah turun (plus merayakan naik gaji horeee), alhamdulillah…pingin aja ngajak keluarga liburan, ganti suasana, cari udara sejuk, leha-leha, sekali-kali nginep di hotel…hehehe.

hotel-braja-mustika-bogor

Gue tahu hotel ini dari Pegipegi, banyak yang kasih review bagus dan room ratenya sendiri cukup terjangkau. Gue pesan kamar twin deluxe seharga Rp. 525,500 sudah termasuk tax. Hotel Braja Mustika sendiri terletak di Jalan Dr. Semeru, masih termasuk kawasan Perumahan Bogor Golf. Kontur tanahnya berbukit gitu dengan jalan yang agak curam dan dikelilingi pepohonan yang hijau. Sejuk banget gituh.  Oh ya, hotel ini terdiri dari dua gedung, satu gedung hotel dan satu gedung untuk balai. Pas gue kesana, lagi ada acara respsi pernikahan baru selesai digelar. Untuk mencapai lokasi, saran gue: jangan percaya Google Maps. Atau bolehlah elo pakai Gmaps, tapi cukup sampai mengantarkan ke Jalan Dr. Semeru saja. Selanjutnya pas udah sampai Dr. Semeru, aktifkanlah GPS (Gunakan Penduduk Setempat) daripada kesasar masuk gang kecil kayak gue kemaren. Nyebelin :’)

 

Day 1

Kita sampe sekitar jam 13.30,  lalu gue samperin resepsionis dengan membawa confirmation letter dari situs Pegipegi.

“Mohon tunggu sebentar lagi ya Bu, kamarnya masih belum dibersihkan”

“Lho kok belum dibersihkan?”

“Iya, karena penghuni sebelumnya baru saja check out”.

“Kok baru check out?”

“Iya Bu memang baru check out”

“Memang disini waktu check outnya jam berapa? Di website ditulis jam 12, kemarin saya confirm by phone juga jam 12, kenapa sampai jam segini penghuninya belum check out?”

Dan jadilah gue ngomel-ngomel. Gue habis menembus macetnya Puncak dan jalanan kota Bogor (abis makan siang di Cimory), sambil nyetir gue berusaha telpon si resepsionis untuk ngasih tahu kita bakal late check in, sempet nyasar pula, eh…pas sampe malah harus nunggu 1 jam hanya karena urusan tamu lain. Kesel gak tuh? Usut punya usut, banyak kamar dibooking untuk keluarga dan tamu di acara resepsi pernikahan barusan. Belakangan pas gue ngobrol sama satpam besoknya, acara resepsi pernikahan yang digelar adalah anak pejabat apaaa gitu Kota Bogor…atau anak bupati Bogor gitu kalo gak salah. Kesimpulan gue, pantesan lah pihak hotel segan untuk menyuruh tamu-tamu itu check out tepat waktu. Yeeee, gak gitu juga dong, gue juga bayar kaleee disini. Kamar deluxe pula.

Akhirnya jam 3 siang kita baru dapat kamar. Fiuhh gue langsung merebahkan badan. Menurut gue kamarnya sebanding lah ya dengan harga. Semua fasilitasnya berfungsi dengan baik. Kamarnya lega, air panas nya ‘nyala’, ada saluran tv kabel yang tayang dengan jernih, kasur dan bantalnya pun empuk, nikmat lah ya untuk tidur, lemari yang cukup besar, alat-alat mandi juga lengkap serta ada hairdryer. Sebenarnya sih quite OK, hanya masalah check in saja yang annoying.

img_02021

 

img_02001

Rencana tidur siang pupus sudah. Gue isi waktu dengan leha-leha sambil ngemil, nonton World War Z, mandi yang lama dengan berendam di bathub, duduk-duduk bengong di balkon sambil menghirup udara segar. Pelan-pelan otak mulai fresh lagi deh, gak terganggu lagi dengan pembukaan menginap yang annoying.

Malamnya, gue dan keluarga nyari makan malam di Bubur Ayam Kabita yang terletak di daerah Gunungbatu, beli nasi bebek pinggir jalan bentar, lalu balik ke hotel. Sampai di hotel sekitar jam 9 malam dengan kehujanan, lalu gue lanjut nonton film lagi dan akhirnya bobo.

Day 2

Gue bangun sekitar jam 5 kurang, shalat Subuh, lalu siap-siap untuk melihat sunrise dari balkon kamar. Wew…ternyata benar kayak di review Pegipegi bahwa view dari balkon kamar hotel ini bisa langsung melihat Gunung Salak. Kemarin siang pas pertama kali masuk kamar, Gunung Salak gak kelihatan sama sekali. Barulah pas subuh gue bisa melihat gunung ini dengan jelas karena kabut yang menutupinya pudar. Tapi ternyata itu gak lama, sekitar jam 7 pagi,Gunung Salak sudah gak terlihat lagi tertutupi oleh awan.

img_02151

Duh pardon kakinya haha

img_02131

img_02041

img_02141

Puas mengamati sunrise, perut pun mulai berbisik manja, “Kak, laper niiih…”. So, tanpa perlu disuruh dua kali, gue dan keluarga langsung menyeret kaki ke restoran hotel yang terletak dekat lobi. Breakfast sudah termasuk dalam room rate. Model breakfastnya prasmanan, dengan tiga macam menu: appetizer, main course dan dessert. Rasa? Yaaaa so so lah ya. Cukup puas kok.

img_0260

img_0261

Kelar sarapan, waktunya….berenang! Hehehe.

Meski gak jago-jago amat berenang, gue cukup suka berenang. Kolam renang Braja Mustika terletak agak ke bawah melalui jalan menurun  yang dilalui dengan tangga. Sepanjang jalan ke kolam renang, taman-taman tertata dengan apik, cocok untuk bersantai keluarga juga.

img_0226

img_0248

Anda ingin mengecilkan paha? Berlatihlah yoga dengan mountain pose seperti ini.

img_02371

Ini emak gue ya….tolong jangan ditindak yah Pak Satpam…

Ada dua kolam renang: kolam renang anak lengkap dengan perosotan dan kolam renang ‘beneran’ yang memiliki kedalaman 1-2 meter. Secara gue gak bisa ‘ngambang’ jadilah cuma berani main di sekitar kedalaman 1-1,5 meter. Eh tapi gue bisa gaya dada lho…gaya kodok kejepit juga bisa *bela diri. Padahal ada beberapa anak-anak dan ibu-ibu yang ‘jago’ renang di kedalaman 2 meter lho. Hehehe 😛

img_0234

img_0233

img_0275

Gayanya macam atlet Sea Games aja…

img_0263

Kok aku gak bisa ngambang sih…hubungan aja bisa ngambang, kenapa aku engga? #eh

2 jam berenang cukup. Setelah bilas (kamar bilasnya bersih dan bagus kok), ke kamar lagi untuk leha-leha sambil ngemil di balkon, barulah gue turun lagi untuk….main sepedaan! Hehehe. Iya dong, gak mau rugi memanfaatkan banget semua fasilitas hotel.

img_0276

Tempat peminjaman sepeda persis di depan pintu masuk,  gue tinggal bilang aja sama satpamnya sebagai tamu kamar nomor sekian. Dan syuuuut gak berapa lama kemudian gue udah asyik deh meliuk-liuk di halaman hotel yang luas dan sejuk. Karena area hotel berbukit bukit, seru deh pas sepedahan ketemu banyak turunan (juga tanjakan). Perasaan senengnya kayak anak kecil main perosotan air. Hehehe.

img_0308

img_02831

Treknya adem beneeer.

Selesai sepedaan sekitar hampir jam setengah 11, gue masih ada waktu di kamar untuk mandi lagi, packing, dan tiduuuur. Kita check out sekitar jam 1 lewat, bodo, pembalasan karena kemarin late check in.  Hehehe.

Daaaan selesailah sudah short escape gue bersama keluarga di Hotel Braja Mustika Bogor. Overall sebenernya gue nyaman sih nginap di hotel ini. Pelayanan stafnya pun ramah, hanya agak kurang responsif aja gitu. Tapi it doesnt matter, karena suasana hotel ini memang bikin betah. Cuma kebijakan check in nya itu loooh bikin ilfil. Jadi mikir-mikir deh untuk nginep disana lagi. Saran gue jika mau kesini pastikan dengan jelas bahwa kamar kita sudah ready sebelum kita datang.

Okee, happy weekend, Good People! 😀

Advertisements

6 thoughts on “#Latepost Pengalaman Menginap di Braja Mustika Hotel & Convention Centre, Kota Bogor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s