Menyapa Malang dan Asyiknya Memacu Adrenalin di River Tubing Sungai Amprong

Hai hai haiiiii

Lama gak menyapa blog ini, rasanya pingin ‘memuntahkan’ semua cerita. Hehehe.

Bulan Desember identik dengan liburan. Apalagi di penghujung tahun gini. Yup, gue pingin cerita nih tentang liburan gue di pertengahan Desember kemarin, tepatnya tanggal 16-20 Desember 2016 (ambil cuti 2,5 hari cyiin). Ngeselin yee, sekalinya cerita eh tentang liburan. Hahaha.
Liburan kali ini gue habiskan bersama sohib gue sejak kuliah, Ween namanya, sekitar  3 hari (5 hari dengan perjalanan) ke Bromo, Sungai Amprong, dan Kota Wisata Batu. Untuk trip ke Bromo dan Sungai Amprong gue bergabung dengan open trip Rani Journey sedangkan sisanya (kota Batu) adalah perjalanan gue bersama Ween sendiri.

Day 1/2-Day 1

Jumat siang, 16 Des 2016 gue dan Ween namanya, sudah mendarat dengan cantik (apasih) di Stasiun Pasar Senen. Sekitar jam 15.15, KA Matarmaja yang kami tumpangi berangkat. Wah, sepanjang jalan berkesan deh. Kebetulan kami dapat duduk di antara dua macam geng yang selalu rame di kereta: geng anak gunung dan geng nenek nenek piknik. Berawal dari tukaran tempat duduk, jadilah gue, Ween dan kedua geng itu terlibat kebersamaan yang hangat sepanjang perjalanan. Ngobrol, bercanda, dan tentunya saling berbagi makanan. Sooo Indonesia 😀

img_1491

Sayangnya Geng Anak Gunung udah turun duluan di Solo Brebes karena mau naik Lawu. Gue dan Ween sempat tukaran nomor hp nih sama Geng Nenek Piknik ini.

Kami sampai tepat waktu di Stasiun Malang sekitar jam 8 pagi dengan lancar meskipun sempat mati genset (ac dan lampu mati huhu) di tengah malam. Di stasiun ini kita sudah dijemput oleh guide dari Rani Journey, Mas Mukhsin dan Mas Iqbal. Peserta open trip lainnya yan bersama kami adalah satu keluarga asal Cengkareng dan 2 orang cewek temanan kayak kami asal Sumedang. Sebagai pemanasan, kami berfoto foto dulu di Alun Alun Balai Kota Malang.
lohm27331

Hanya sekitar 30 menit di alun alun, kemudian kami melanjutkan perjalanan. Wisata selanjutnya adalah mampir ke Candi Jago, sayangnya gak ada guide yang bisa memberikan penjelasan tentang candi yang terletak di tengah tengah rumah penduduk ini. Alhasil kami hanya asik selfie-selfie aja disini.

image007

 

mywa71771

Matahari makin naik, perut mulai terasa lapar. Rombongan kami pun mampir lagi ke rumah makan Pecel Pincuk Madiun yang terletak di jalan menuju Desa Gubug Klakah, homestay kami berada. Asli disini makanannya murah murah bangeeet, enak pula.

Sedikit info tentang Desa Gubug Klakah. Desa Gubug Klakah adalah sebuah kecamatan yang terletak di jalan menuju Bromo dan Semeru. Penduduk desa ini sedang mengembangkan potensi pariwisata desa mereka. Karena letaknya dekat dengan Bromo dan Semeru, di desa ini banyak rumah penduduk yang disediakan untuk wisatawan dan pendaki. Tapi gak cuma itu aja. Ada wisata agro apel, coban, dan yang gue coba dan menurut gue wajib dicoba pas kesini adalah: River Tubing Sungai Amprong. Lebih lengkapnya tentang desa inj cek aja @desawisatagubugklakah

Menjelang zuhur kami tiba di homestay, ehhh disambut makan siang lagi.Open trip ini memang sudah termasuk makan 3x di homestay. Kami diberikan waktu sampai jam 2 siang untuk mandi dan istirahat. Lho memang jam 2 kemana lagi? Jalan lagi dooong. Seperti yang gue bilang sebelumnya, kita akan jalan ke Sungai Amprong untuk merasakan sensasi river tubing.

Apa itu river tubing? River Tubing adalah aktivitas memacu adrenalin, bertualang di sungai dengan ban. Satu orang satu ban. Cukup duduk aja di ban, dan biarkan arus sungai membawa dan mengayun ayun kita. Trus selama di ban kita ngapain dong? Jaga keseimbangan sambil teriak teriak karena sport jantung. Hahaha.

Siaaaap 86!

Sebelum ‘terjun’, kami dibriefing dulu panduan keselamatan. Asli, gue agak mengkeret juga dengan briefing gak boleh gak boleh itu. Tapi yaaa mau gimana lagi. Cuss lah! YOLO hehehe

Untuk melakukan river tubing, kami harus jalan dulu cukup jauh ke hulu lintasan river tubing sambil bawa ban. Ugh, berat, hitung hitung pemanasan lah. Daaan mulailah kita beriver tubing!!! Foto aja gak cukup, ini videonya yeaaay.

Tau gak, tiap kali ban gue jalan dengan arah membelakangi arus, gue selalu deg degan khawatir nabrak batu. Dan ini durasi river tubing nya sekitar 1 jam lho. Tapi sumpah seru! Bikin ketagihan! Aaaah asiiiik! Recomended! 😀 😀

ftgp14561
Sekitar jam 3 siang, kita pun cabut dari area river tubing. Ohiya, untuk menuju lokasi river tubing Ledok Amprong ini kita pulang pergi menggunakan jeep lho, karena memang medan jalannya sulit dilalui mobil biasa. Asli itu pertama kali gue naik jeep bak terbuka.

Selesai river tubing, gak ada agenda lain yang kami lakukan kecuali istirahat, tabung tenaga untuk petualangan esok hari!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s